Definitely, Maybe, Film Romantis Untuk Hati Yang Galau

Definitely, Maybe, adalah sebuah film yang dirilis oleh Universal Picture pada tahun 2008. Film ini mengangkat genre drama, komedi dan romantis dan menggunakan alur flashback. Sedemikian bagusnya apresiasi masyarakat kepada film ini, pada tahun 2008 film ini menempati peringkat 5 box office.

Awal cerita, William Matthew Hayes (Ryan Reynolds) adalah seorang staf perusahaan pengiklanan yang diambang perceraian dengan istrinya, Sarah Hayes. Maya Hayes(Abigail Breslin), putri dari Will Hayes, melihat kondisi praperceraian orang tuanya, meragukan cinta kedua orangtuanya. Maya bingung mengenai  cinta seseorang yang bisa timbul dan hilang, sehingga dia menanyakan awal mula pertemuan kedua orang tuanya. Pola pikir Maya yang sangat kritis membuat Will Hayes tidak mampu untuk menolak menceritakan masa lalunya. Will bersedia menceritakannya dengan syarat semua nama karakter diubah, sehingga Maya harus menebak sendiri siapa ibunya.

Will Hayes di awal cerita masa lalunya adalah seorang  yang baru lulus kuliah dan menjadi anggota baru partai politik. Demi menjalani cita-citanya, Will berangkat ke New York, meninggalkan Emily(Elizabeth Banks), kekasihnya serta kampung halamannya. Dalam pekerjaannya di partai politik, Will berkenalan dengan April (Isla Fisher), salah satu koleganya. April adalah seorang gadis cerdas yang menjalani hidup dengan seenaknya. April kemudian menjadi teman akrab Will, tempat Will menceritakan kegalauan pikirannya. April menceritakan kepada Will keinginannya untuk mendapatkan sebuah buku yang merupakan hadiah ulang tahun terakhir ayahnya sebelum meninggal yang sudah lama hilang.

Pada suatu waktu, Emily mengirimkan sebuah paket kepada Will untuk diantarkan ke Summer Hartley (Rachel Weisz), teman kuliahnya. Emily adalah seorang penulis muda berbakat yang sedang berpacaran dengan Hampton, seorang dosen yang sudah berumur yang juga penulis terkenal .

Setelah dua bulan bekerja, Will berkeinginan untuk melamar Emily pada saat kedatangan Emily di New York. Ternyata pada waktunya, karena panik saat dilamar Emily justru mengaku bahwa dia berselingkuh dengan teman sekamar Will, sehingga berakhirlah hubungan mereka.

Ketika menghadiri peluncuran buku baru Hampton, Will mengetahui bahwa hubungan Summer dengan Hampton juga berakhir. Oleh Hampton, Will yang saat itu seorang  konsultan politik, diminta untuk memberikan bahan menulis kepada Summer mengenai data kliennya. Dari hubungan kerja itu Will akhirnya berpacaran dengan Summer. Ketika Will akan melamar Summer, tulisan Summer di majalah ternyata isinya justru menjatuh karir klien Will, sehingga hubungann mereka pun berakhir.

Tragedi tersebut di atas juga menghancurkan karir Will. Will menjadi seorang pengganguran yang hidupnya berantakan. Will kemudian jatuh hati kepada April yang selalu menyertainya, tetapi April menolaknya, karena Will menyatakan cinta kepadanya di saat Hidup Will berantakan. Pada suatu saat, Will menemukan buku yang dicari April di sebuah toko buku.  Will berharap dengan menyerahkan buku itu dapat meluluhkan hati April. Tetapi ternyata ketika dia datang ke rumah April, Will bertemu dengan Kevin, pacar April, yang membuat Will enggan untuk melanjutkan niatnya.

Cerita flashback Will berhenti, karena Maya sudah mampu menebak yang mana ibunya. Mengetahui kisah hidup ayahnya sangat tidak bahagia, Maya sangat sedih dan menjadi lebih sayang kepada ayahnya. Keinginan Maya untuk merubah hidup ayahnya menjadi lebih bahagia membuat film ini berakhir dengan happy ending.

Dari film Definitely Maybe, penonton digambarkan tentang bagaimana cara menghadapi anak yang memiliki pikiran yang kritis. Seorang anak yang kritis apabila diberikan materi yang diluar pengetahuannya, akan selalu mencari jawabannya sampai keingintahuannya dipenuhi. Tetapi bagaimana cara menjawab pertanyaan anak mengenai hal-hal yang belum waktunya diketahui si anak. Di film ini Maya yang polos merasa bebas untuk mengucapkan kata-kata yang tidak layak diucapkan anak-anak. Pertanyaan mengenai hal-hal yang vulgar dan tabu dari Maya, harus selalu dijawab oleh Will. Cara Will dalam menjawab pertanyaan tabu anaknya tidak dengan berbohong melainkan menggunakan permainan kata. Jawabannya dapat merubah hal yang sebetulnya tabu menjadi seolah-olah hal yang biasa, tetapi dapat memuaskan Maya tanpa menimbulkan pertanyaan baru.

Film Definitely Maybe memberikan warna baru mengenai definisi cinta. Cinta seorang suami kepada istrinya bisa jadi berakhir dengan perceraian, tetapi cinta orang tua kepada anaknya tidak akan pernah bercerai.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s